Mengenal 10 Prinsip Dasar Ilmu ‘Arudl

Menegetahui Sepuluh Prinsip Dasar Ilmu Arudl

PEDIANUSANTARA.com – Mengenal 10 prinsip dasar ilmu ‘arudl sangatlah penting, dalam bahasa Arab-nya diistilahkan dengan Mabadi’ ‘Asyrah (المبادئ العشرة). Maka sudah seharusnya bagi pencari ilmu sebelum mempelajari ini agar mengetahui prinsip-prinsip dasar dari ilmu ini agar lebih terarah.
Baca Juga: Pengertian Ilmu, Tashawwur, Tashdiq, dan Pembagiannya

Adapun 10 prinsip dasar ilmu ‘arudl ini yaitu 1. Ta’rif (pengertian ilmu ‘arudl), 2. Maudhu’ (obyek yang di bahas), 3. Tsamrah (buah mempelajari ilmu ‘arudl), 4. Nisbatuhu (nisbat ilmu ‘arudl), 5. Wadli’ (pencetus ilmu ‘arudl) 6. Ismuhu (namanya), 7. Istimdaduhu (sumber pengambilan-nya), 8. Hukum mempelajarinya, 9. Masailuhu (materi yang di bahas), 10. Fadhluhu (keutamaannya).

Bacaan Lainnya

Inilah 10 Prinsip Dasar Ilmu ‘Arudl

  1. Definisi ilmu ‘arudl (تعريفه) ialah secara bahasa berarti tepi (nahiyah) atau nama sebuah daerah antara Mekkah dan Tha’if. Sedangkan secara istilah, arudl adalah suatu cabang ilmu yang membahas dasar-dasar kaidah yang dengannya seseorang dapat membedakan wazan-wazan sya’ir arab benar dan salahnya serta membahas perubahan-perubahan yang ada pada wazan sebuah sya’ir.
  2. Obyek Pembahasan (موضوعه) ialah sya’ir-sya’ir arab.
  3. Buah mempelajari ilmu ‘arudl (ثمرته) ialah agar terhindar dari kerancuan bercampur baurnya satu wazan dengan wazan yang lain, dapat terhindar dari perubahan-perubahan yang tidak diperbolehkan dalam sebuah sya’ir serta dapat membedakan kalam yang berbentuk sya’ir dan tidaknya.
  4. Nisbat ilmu ‘arudl (نسبته) ialah termasuk ilmu bahasa Arab (lughat).
  5. Pencetus ilmu ‘arudl (واضعه) ialah menurut pendapat yang masyhur pencetus-nya adalah imam Kholil bin Ahmad al-Farahidy (100-173 H / 718-789 M).
  6. Nama ilmu ini (إسمه) ialah ilmu ‘arudl, dinamakan demikian karena pada saat imam Khalil menemukan ilmu ini di daerah yang bermakna ‘arudl.
  7. Sumber pengambilannya (إستمداده) ialah sya’ir sya’ir arab yang shohih.
  8. Hukum mempelajarinya (حكمه) ialah fardhu kifayah yang artinya setiap daerah harus ada yang mengetahui ilmu ini sehingga gugurlah kewajiban yang lain.
  9. Materi-materinya (مسائله) ialah materi-materi yang berhubungan dengan wazan sya’ir seperti taf’ilah, bahar, qafiyah, dan sejenisnya.
  10. Keutamaannya (فضله), ilmu ‘arudl termasuk ilmu bahasa (lughat) yang paling bergengsi, sebab tingkat kerumitannya yang tinggi. Bahkan, ada sebagian ulama yang menjadikan ilmu ‘arudl ini sebagai tolak ukur (standar) seseorang benar-benar memahami bahasa Arab. Adapun ilmu nahwu, Shorof dan Balaghah masih banyak kalangan yang mampu memahaminya dengan baik sedangkan ilmu ‘arudl ini sebaliknya.

Itulah, 10 prinsip dasar ilmu ‘arudl yang dapat kami sajikan untuk Anda. Selanjutnya kami akan membahas materi lanjutan dari ilmu ini yakni tentang rukun-rukun ilmu ‘arudl.

Pos terkait